banyak memberi banyak menerima

banyak memberi banyak menerima

Kamis, 18 Juli 2024

Niat Lurus Itu Menguatkan

NIAT LURUS ITU MENGUATKAN


Dalam kegiatan pengajian seluruh karyawan @tengklengbalak saya berpesan


“Sayang sekali kalau aktivitas bekerja tidak menjadi ladang pahala. Yaitu kerja dengan niat ibadah untuk gapai Ridho Allah SWT”


Rasulullah SAW bersabda

“Hanyalah amalan-amalan itu tergantung dengan niatnya dan setiap orang mendapatkan apa yang dia niatkan….”

(Sahih, HR. al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)


Luar biasanya niat yang lurus itu menguatkan pelakunya. Kuat secara fisik dan kuat secara mental.


Segala aktivitas yang niatnya karena Allah (untuk dapat ridho-Nya), maka aktivitas berat jadi terasa ringan. Ya Karena perasaan ikhlas menguatkannya.


Sebaliknya yang niatnya dunia semata (harta, kedudukan, kepuasan, perasaan) semua terasa berat. Apalagi saat kesulitan menjerat.


Jadi kalau mudah putus asa, frustasi, sakit hati, patah arang.. maka cek kembali. Jangan-jangan salah niat!


Karena NIAT yang LURUS itu menguatkan!

Silahkan buktikan..

Selasa, 09 Juli 2024

Obat Lupa


Obat Lupa Ya Diingatkan


Lupa itu manusiawi. Justru bahaya kalau tidak bisa lupa. Bisa stress dibuatnya!


Bahkan dalam sholat ada yang namanya sujud sahwi. Yaitu apabila lupa / ragu jumlah rakaat.


Coach bisnis saya pernah berkata. Tugasnya atasan itu ya cerewet (mengingatkan). Jangan malah didiamkan saja. 


Makanya dikantor para manajer, supervisor, kadiv, dan leader saya suruh untuk cerewet (ingatkan berulang-ulang). Kamu jadi atasan itu harus cerewet! Begitu pesan saya. Karena ada yang ambil alih tugas bawahan saking sudah males ngingetin karyawan ndablek.


Juga setiap hari ada motivasi harian di grup kordinasi  kantor. Tujuannya juga agar tidak lupa. Diingatkan dengan kata-kata inspiratif.


Demikian juga dalam mendidik anak. Mereka harus selalu diingatkan. Jangan sampai orang tua capek, males, atau bosen. Bahaya! 


Bisa-bisa anak lupa bekal ilmu kehidupan. Atau bahkan lupa perjuangan, cinta kasih dan kasih sayang yang pernah diberikan. Akhirnya hilang penghormatan anak kepada yang membesarkan.


Jadi kembali apa obat lupa? 

Ya diingatkan! 

Sekian..


Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah…”(Al Baqarah :286)


Salam Sukses Berkah Berlimpah!